Bunga tapak dara adalah bunga mungil yang mekar silih berganti sepanjang tahun.Bunga ini mempunyai tinggi 60 cm,berdaun hijau tua berukuran 2-4 cm dan berbulu di sisinya.Bunga Tapak Dara mempunyai bunga yang terdiri dari 5 kelopak dan berwarna putih,biru,merah jambu dan juga ungu.
Selama ini keberadaannya kurang mendapat perhatian masyarakat luas karena mereka menganggap bunga ini adalah bunga penghias halaman saja dan bahkan dibiarkan tumbuh liar tanpa adanya perawatan.
Sungguh malang,karena sebenarnya bunga ini mempunyai banyak manfaat.Bagi mereka yang mengetahui fungsinya,mereka telah membudidayakan bunga ini dalam berbagai varietas.Menurut penelitian para ahli,bunga ini dapat mengatasi keluhan para penderita kanker,leukimia dan diabetes.
Hampir semua bagian tanaman tapak dara bermanfaat untuk kesehatan. Daunnya mengandung senyawa alkoloid yaitu vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini bersifat antineocristine yang ampuh melawan sel kanker.
Bagian tanaman lain seperti bunga, buah dan batang mengandung alkoloida catharantine yang dikenal sebagai anti kanker. Alkoloida catharantine mengandung zat yang sama dengan plasma sel kanker, jika dikonsumsi, sel kanker dalam tubuh akan menyerapnya. Hasilnya, inti sel kanker akan terdesak dan menghilang.
Penelitian yang dilakukan tim Ely Lilly dari Universitas Western, Ontaria, menyatakan tanaman tapak dara bisa digunakan sebagai pencegah dan pembasmi sel kanker.
Selain mengatasi kanker, senyawa leurisine dan vindoline yang dikandung tapak dara dapat digunakan sebagai pengganti insulin bagi penderita diabetes. Sedangkan zat aktif vinblastine dan vincristine dipercaya mampu menjinakkan leukemia, pembengkakan limpa, kanker payudara dan tumor ganas.
Untuk pengobatan kanker, ambil satu gengam daun tapak dara, campur buah plus kulit kayu pulasari dan gula merah/Jawa secukupnya. Rebus dengan 3 gelas air. Setelah air tinggal separuh, angkat. Minum pagi, siang dan malam hari masing-masing 1/2 gelas.
Namun adapula orang yang bisa keracunan bunga Tapak Dara.Tanda-tandanya adalah demam,loya dan muntah-muntah dalam waktu 24 jam. Tanda-tanda yang lain adalah neuropati,kehilangan refleks tendon,berhalusinasi,koma,sawan dn bahkan menyebabkan kematian.
Selama ini keberadaannya kurang mendapat perhatian masyarakat luas karena mereka menganggap bunga ini adalah bunga penghias halaman saja dan bahkan dibiarkan tumbuh liar tanpa adanya perawatan.
Sungguh malang,karena sebenarnya bunga ini mempunyai banyak manfaat.Bagi mereka yang mengetahui fungsinya,mereka telah membudidayakan bunga ini dalam berbagai varietas.Menurut penelitian para ahli,bunga ini dapat mengatasi keluhan para penderita kanker,leukimia dan diabetes.
Hampir semua bagian tanaman tapak dara bermanfaat untuk kesehatan. Daunnya mengandung senyawa alkoloid yaitu vinkristin dan vinblastin. Kedua senyawa ini bersifat antineocristine yang ampuh melawan sel kanker.
Bagian tanaman lain seperti bunga, buah dan batang mengandung alkoloida catharantine yang dikenal sebagai anti kanker. Alkoloida catharantine mengandung zat yang sama dengan plasma sel kanker, jika dikonsumsi, sel kanker dalam tubuh akan menyerapnya. Hasilnya, inti sel kanker akan terdesak dan menghilang.
Penelitian yang dilakukan tim Ely Lilly dari Universitas Western, Ontaria, menyatakan tanaman tapak dara bisa digunakan sebagai pencegah dan pembasmi sel kanker.
Selain mengatasi kanker, senyawa leurisine dan vindoline yang dikandung tapak dara dapat digunakan sebagai pengganti insulin bagi penderita diabetes. Sedangkan zat aktif vinblastine dan vincristine dipercaya mampu menjinakkan leukemia, pembengkakan limpa, kanker payudara dan tumor ganas.
Untuk pengobatan kanker, ambil satu gengam daun tapak dara, campur buah plus kulit kayu pulasari dan gula merah/Jawa secukupnya. Rebus dengan 3 gelas air. Setelah air tinggal separuh, angkat. Minum pagi, siang dan malam hari masing-masing 1/2 gelas.
Namun adapula orang yang bisa keracunan bunga Tapak Dara.Tanda-tandanya adalah demam,loya dan muntah-muntah dalam waktu 24 jam. Tanda-tanda yang lain adalah neuropati,kehilangan refleks tendon,berhalusinasi,koma,sawan dn bahkan menyebabkan kematian.